Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, Sekolah Tinggi Agama Islam Attaqwa secara resmi berubah bentuk menjadi Institut Attaqwa KH. Noer Alie. Perubahan statuta ini telah diperjuangkan sejak dua tahun terakhir, dan akhirnya melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 482 Tahun 2024 tertanggal 15 Mei 2024.
Pengambilan SK dilakukan langsung oleh Rektor Institut Attaqwa, Dr. H. Saiful Bahri Maih. Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama RI dan tim dari Dirjen Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang telah membantu memfasilitasi perubahan statuta tersebut. Diharapkan bahwa perubahan statuta dari sekolah tinggi ke institut akan menjadi jalan bagi pengembangan ke arah universitas.
Dalam rencana induk pengembangan kelembagaan dan pendidikan di pendidikan di Attaqwa, Perubahan STAI Attaqwa menjadi institut adalah langkah awal untuk hadirnya Universitas Attaqwa yang direncanakan pada tahun 2030. Di saat yang bersamaan, juga diserahterimakan SK izin penyelenggaraan program pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam. Sehingga Institut Attaqwa saat ini memiliki empat prodi sarjana dan satu prodi pascasarjana, yakni Pendidikan Agama Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Dakwah, dan Manajemen Bisnis Syariah, dan Magister Pendidikan Agama Islam.
Dalam kesempatan terpisah, Pimpinan Perguruan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud menyampaikan ucapan selamat kepada Institut Attaqwa KH. Noer Alie. Pimpinan berpesan bahwa tugas utama Rektor Institut Attaqwa menjadi semakin berat, sebab harus memastikan adanya penjaminan mutu yang kuat di Institut, sambil terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kuantitas mahasiswa.
Dengan hadirnya Institut Attaqwa KH. Noer Alie dan seluruh prodinya, maka pendidikan tinggi di Attaqwa semakin lengkap, termasuk dengan hadirnya pendidikan kekhususan Ilmu Al Quran dan Tafsir yang berada di bawah Ma’had Aly Attaqwa KH. Noer Alie.




